Di Balik Layar Perayaan Toko Oen 90th: Merajut "Generaties en Crita" Bersama Collabox
- Apr 28
- 3 min read

Bangunan bergaya kolonial di Jalan Pemuda, Kota Semarang, itu masih berdiri kokoh sejak 1936, menghadirkan suasana magis yang nyaris tak berubah. Menjelang senja pada Kamis, 16 April 2026, langkah kaki para tamu disambut oleh deretan jendela kaca bertuliskan pesan hangat: "90EN generaties en cerita, di tafel jang sama".
Momen tersebut menjadi penanda perayaan sembilan dekade salah satu restoran paling legendaris di Indonesia. Sebagai wadah yang mendukung ekosistem kreatif di Semarang, Collabox Creative Hub mendapat kehormatan besar untuk bertindak sebagai organizer utama dalam perhelatan bersejarah Toko Oen 90th ini.
Misi kami bukan sekadar menggelar acara ulang tahun, melainkan merangkum perjalanan panjang dari masa kolonial hingga era modern ke dalam sebuah perjumpaan lintas generasi yang intim dan tak terlupakan.
Merangkum Sejarah Lewat Fine Dining Toko Oen 90th
Perjalanan usaha yang bermula di Yogyakarta pada tahun 1910, lalu berkembang ke Jakarta dan Malang (1934), hingga akhirnya hadir di Semarang (1936), tentu menyimpan banyak cerita. Untuk membagikan memori tersebut, Ibu Jenny Kalalo Megaradjasa selaku generasi ketiga menggelar konsep Fine Dining khusus menyambut Toko Oen 90th.

Kami mengemas program six-course dining ini dengan harga Rp90.000, sebuah angka simbolis untuk merayakan ulang tahun ke-90. Para pelanggan diajak menikmati hidangan dari setiap fase perjalanan Toko Oen, yang merangkum resep dari generasi pertama (Ny. Oen Tjoen Hok) hingga generasi keempat yang diwakili oleh Sandy.
Sajian nostalgia ini meliputi Soup Balletjes, Bitterballen, Huzarensla, hingga Bestik Lidah yang ikonik dan dimasak perlahan dengan saus gurih-manis khas akulturasi Belanda-Lokal. Tak ketinggalan, Nasi Goreng Spesial Toko Oen dengan perpaduan rasa Jawa, Chinese, dan Eropa, serta ditutup oleh manisnya Poffertjes Ice Cream yang diproduksi menggunakan mesin jadul peninggalan masa lampau.

Suasana jamuan makan malam ala sinyo dan noni ini semakin hidup berkat alunan orkestra. Konduktor asal Belanda, Johnny Rahaket, bahkan menghadirkan kejutan istimewa melalui aransemen lagu klasik "Geef Mij Maar Nasi Goreng" bersama Kota Lama Orchestra.
Merchandise Eksklusif Toko Oen 90th Hasil Kolaborasi Kreator Lokal

Sebuah perayaan besar membutuhkan suvenir yang mampu membekukan kenangan. Sebagai creative hub, Collabox selalu percaya pada kekuatan talenta lokal. Oleh karena itu, untuk memeriahkan Toko Oen 90th, kami menggandeng barisan seniman, ilustrator, dan brand lokal Semarang untuk menerjemahkan DNA klasik Toko Oen ke dalam deretan merchandise eksklusif:
Pak Dadang
Menciptakan ilustrasi memukau untuk seluruh lini apparel Toko Oen.
Crezi Creative
Merancang pin set ikonik sebagai statement piece bergaya klasik.
Miamia Goods
Membawa cangkir Decocup Enamel Manual Sketch, cangkir klasik yang pas untuk menemani waktu minum teh dan kopi.
Nona Kriwil
Mengkreasikan boneka handmade berkarakter "OEN" yang menggemaskan.
Tilik Studio
Menghadirkan Candle Ice Cream, lilin aromaterapi berbentuk sajian es krim khas yang menggugah selera.
Tjoretjik Studio
Menyulap elemen klasik restoran menjadi magnet kulkas yang estetik.
Setitik
Memproduksi ragam kebutuhan gaya hidup heritage, mulai dari syal santung, syal/taplak dobi, pita/kuncir, pouch serut, pouch kancing, hingga Heritage Travel Journal.
Shade of Lilac
Menyediakan koleksi stiker dan keychain yang mendekatkan warisan sejarah dengan selera generasi muda.
Merekam Jejak Lewat Photo Challenge Toko Oen 90th
Tidak berhenti pada hidangan dan cendera mata, rangkaian Toko Oen 90th juga merangkul audiens yang lebih luas melalui kolaborasi bersama Komunitas Fotografer Semarang (KFS).

Sebagai organizer, Collabox menghadirkan kompetisi "Toko 'OEN' Photo Challenge: Mengulik Sejarah Perjalanan 90th Toko 'OEN'". Tantangan ini mengajak para penggiat fotografi untuk membidik sudut-sudut magis bangunan kolonial ini, menangkap detail arsitektur, dan merekam momen kehangatan para tamu yang hadir. Melalui lensa mereka, eksistensi Toko Oen diabadikan sebagai penghubung antara masa lalu dan hari ini.
Eksistensi Toko Oen di tengah derasnya kemunculan bisnis kuliner baru membuktikan bahwa sejarah dan nostalgia akan terus hidup jika dirawat dengan baik. Seperti yang diungkapkan oleh Ibu Jenny malam itu, "Jangan melupakan yang lama, karena dari situlah cerita bisa terus hidup hingga generasi berikutnya."
Terima kasih kepada seluruh pelanggan setia, seniman, fotografer, dan komunitas yang telah bergabung di meja yang sama untuk merayakan sejarah Toko Oen 90th bersama Collabox!