Menyatukan Musik dan Alam: Membangun Ekosistem Berkelanjutan Bersama "Rumanfaat"
- 30 Jul
- 3 menit membaca

Apakah kita sadar bahwa kepedulian lingkungan bisa disuarakan dari atas panggung?
Dulu, pergerakan lingkungan mungkin hanya identik dengan aktivis konservasi atau institusi formal. Namun, jika kita melihat lebih jeli pada dinamika komunitas di Semarang belakangan ini, ada energi baru yang menyegarkan. Gerakan yang menggabungkan harmoni musik dengan aksi nyata pelestarian bumi mulai bermunculan dan membawa warna baru.
Sebagai Creative Hub di Semarang, Collabox selalu percaya bahwa ekosistem kreatif harus membawa dampak sosial yang positif. Baru-baru ini, kami berbincang mendalam dengan Mas Dana dan Mas Kribo, dua musisi di balik gerakan Ruang Manfaat (Rumanfaat). Diskusi ini bukan sekadar tentang menanam pohon, melainkan tentang bagaimana seni bisa menjadi alat perlawanan positif, serta krusialnya ruang kolaborasi untuk menjaga keseimbangan ekosistem di kota ini.
Manusia Berada di Dalam Alam, Bukan di Luarnya
Berawal dari kejenuhan rutinitas bermusik, Mas Kribo dan Mas Dana memutuskan untuk keluar dari zona nyaman. Mereka bergerak senyap di akar rumput, kembali ke alam mencari energi baru dengan menanam ribuan pohon di kawasan Ungaran, yang kemudian gerakannya membesar dan mendapat dukungan dari organisasi Rotary.
Namun, apa yang membuat Rumanfaat begitu membumi? Jawaban mereka sangat filosofis. Menjaga lingkungan tidak seharusnya dipandang sebagai aktivitas eksklusif bagi kalangan tertentu saja.
"Manusia itu tidak berada di luar alam, melainkan di dalamnya. Merawat bumi bukanlah sebuah profesi atau job desk khusus, melainkan tanggung jawab mutlak setiap manusia sejak ia lahir hingga meninggal dunia."
Pesan ini mengingatkan kita bahwa langkah sekecil apa pun, seperti merelakan halaman rumah untuk ditanami pohon sebagai sedekah oksigen, adalah fondasi dari gerakan keberlanjutan (sustainability) yang sebenarnya.
Seni Sebagai "Mimbar" Perlawanan Positif
Di tengah industri hiburan yang sering kali didominasi oleh tren populer atau karya yang pesimistis, Mas Dana dan Mas Kribo menyadari bahwa pelaku kreatif memiliki power yang sangat besar.
Sebagai seniman, mereka tidak ingin karyanya berhenti hanya pada tepuk tangan penonton. Panggung diubah fungsinya menjadi media komunikasi dan edukasi yang luwes.
"Seni dan musik adalah instrumen komunikasi yang sangat luas. Kami merasa punya beban moral untuk menjadikan panggung sebagai 'mimbar' perlawanan positif, untuk membimbing kesadaran pendengar agar lebih peka merawat lingkungan."
Hal ini membuktikan bahwa musisi, kreator, dan pekerja seni di Semarang memiliki peran vital untuk mulai menyisipkan nilai-nilai peduli lingkungan ke dalam karya mereka.
Menanti Ruang Kolaborasi Lintas Disiplin di Semarang
Satu hal yang menjadi refleksi penting dalam obrolan ini adalah kondisi ekosistem komunitas di kota Semarang. Dulu, skena kreatif, aktivis, dan akademisi sering kali berjalan di jalurnya masing-masing. Syukur Nya, hari ini mereka mulai mencair dan saling merangkul. Berbagai tokoh intelektual, pengusaha, hingga pemerintah desa mulai ikut serta mengapresiasi visi ini.
Meski begitu, Mas Dana dan Mas Kribo menyoroti satu hal yang masih dirasa kurang di kota ini: kebutuhan akan wadah fisik yang inklusif.
Keduanya sepakat bahwa Semarang sangat membutuhkan ruang kolaborasi fisik yang tidak kaku. Sebuah tempat layaknya "botol" yang bisa menampung berbagai "partikel" komunitas, mulai dari pegiat fesyen, musisi, hingga pecinta lingkungan, agar mereka bisa saling berinteraksi, bertukar ide, dan tidak terkotak-kotak oleh latar belakang industrinya.
Masa Depan Kolaborasi Bersama Collabox
Perbincangan dengan Mas Dana dan Mas Kribo menyadarkan kita bahwa untuk menciptakan kota yang siap menghadapi masa depan, kolaborasi adalah kuncinya. Dan kolaborasi yang hebat selalu berawal dari kesadaran diri sendiri.
Collabox Creative Hub berkomitmen untuk terus menjadi rumah bagi jejaring tersebut. Kami siap menjadi wadah yang memfasilitasi perjumpaan lintas disiplin agar ekosistem kreatif Semarang tidak hanya menghasilkan karya, tapi juga saling bersinergi merawat kehidupan.
Mari berhenti berjalan sendiri-sendiri. Mulailah aksi baikmu, temukan rekan kolaborasi, dan ciptakan dampak nyata dari sini.
Tentang Creator Spotlight
Creator Spotlight adalah program dari Collabox Creative Hub yang menyoroti kreator, inovator, dan pelaku industri kreatif di Semarang dan sekitarnya. Melalui sesi ini, Collabox memperkenalkan berbagai kisah inspiratif dari komunitas kreatif yang membentuk wajah ekonomi kreatif Jawa Tengah.
Sedang mencari ruang untuk berkarya dan berkolaborasi? 🌱
Bergabunglah dengan ekosistem Collabox Creative Hub. Dari Private Office hingga Event Space, kami menyediakan infrastruktur agar ide kreatif dan gerakan sosial bisa tumbuh dan berdampak!



Komentar